Yang Ku Anggap Baik Ternyata Tidak Benar-Benar Baik


Sore itu,

Aku mengambil beberapa gambar di tepi pantai.Hingga malam tiba saat aku mengambil gambar,aku meihat itu seperti kakakku.Dan ternyata benar,itu memang kakakku.Tapi ia tak sendirian,berasama dua temannya.
"kenalin,ini temen kakak"
"Robin"
"Joni"
aku menjawab "Annisa"

Terlihat ada yang lain dari salah satu temannya. Robin! seperti ada yang lain dari dalam dirinya,
terlihat cerdas.
Penasaran aku mulai bertanya,
"fotografer ya kak?"
dia menjawab,
"eh,iya dek...km juga ya?"
aku menjawabnya kembali,
"enggak kok kak,cuma suka nge-take foto aja kok"
Setelah cerita panjang lebar dan lain sebagainya,
kami bertukar katakanlah itu ID chat...
malam itu sepulang dari pertemuan tadi...
aku mulai chatting...

Hari berganti.Munggu bergulir,ada sesuatu yang kurasa itu sangat kuat.
Entah perasaan apa itu...
beberapa hari kemudian ia berhenti untuk chatting denganku.
Ia tak bisa dihubungi,dan setelah 3 hari,ia kembali.
"Kemana aja?" , tanyaku...
"eeee,nggak kemana-m..mana kok"

aku mulai curiga,
bertanyalah aku pada temannya,Joni.
Joni mulai menceritakan semuanya...
dan yang kutahu sekarang.

Ia pengkonsumsi alkohol,
bisa dikatakan over,berlebih...
Dari situ,aku tahu bahwa aku mencintainya,
tapi tidak setelah aku mulai tahu akan hal yang diceritakan Joni...

Dari situlah aku merasakan,bahwa tak selamanya orang yang aku anggap baik itu benar-benar baik.

0 komentar:



Poskan Komentar